C-705 China Cikal Bakal Rudal Nasional
Industri pertahanan Indonesia memasuki babak baru.Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro bersama koleganya dari Republik Rakyat China Jenderal Liang Guanglie meneken kesepakatan untuk proses alih teknologi peluru kendali
China Sepakat Transfer Teknologi Rudal Ke Indonesia
Pemerintah Indonesia dan China sepakat memantapkan proses alih teknologi serangkaian produksi bersama peluru kendali C-705
KCR Ke-2 Produksi Palindo Resmi Perkuat TNI AL
Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro meresmikan Kapal Cepat Rudal 40, KRI Kujang 642 di Dermaga Batu Ampar Kota Batam
Marinir Kembali Akan Diperkuat 37 Tank BMP-3F
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut kembali akan mendatangkan tank amfibi BMP-3F untuk marinir dari Rusia
Indonesia Resmi Membeli 9 C-295 Dari Airbus
Generasi terbaru C-295 adalah pesawat yang ideal untuk pertahanan dan misi-misi kemanusiaan
Sukhoi PAK FA T-50 Jauh Mengungguli F22 Raptor
Jumlah pesawat tempur generasi ke-lima Sukhoi T-50 PAK akan ditambah menjadi 14 unit dari sekarang cuma tiga
Kamis, Oktober 18, 2012
Pesawat Pengintai Israel Mendarat Darurat
Anugerah Penghargaan Dari Airbus Bagi Para Calon Insinyur Teknik

“Secara global, permintaan terhadap insinyur teknik terus meningkat; artinya kami juga perlu memperluas jangkauan serta menarik talenta-talenta baru ke dalam industri ini,” ujar Sarah Rajala, Dekan dari Bagley College of Engineering di Mississippi State University sekaligus Ketua dari GEDC.
Kapal Perang dan Tank Amfibi Marinir Hancurkan Pantai Sangatta
Pelaksanaan manuver lapangan Latihan Armada Jaya XXXI/2012 , di
daerah sasaran amfibi secara langsung melaksanakan serbuan amfibi di
pantai pendaratan,dan merebut sasaran Komando Tugas Gabungan Laut
(Kogasgabfib) dan sasaran pasukan pendarat (Pasrat) dengan GKK lintas
permukaan dan lintas heli untuk membentuk tumpuan pantai. Pendaratan pasukan pendarat secara besar-besaran setingkat brigade tersebut dibawah Komandan Pasukan Pendarat Brigjen (Mar) R Gatot Suprapto yang sehari-hari menjabat Komandan Pasukan Marinir (Pasmar) 1 dengan markas di Surabaya.
Sejumlah puluhan tank amfibi PT-76, AMX 10 –PAC , tank
BMP-3F,Kapa,LCVP,LCU ,perahu karet, sea reder dan persenjataan berat
dengan kekuatan pasukan setingkat brigade pasukan Marinir
melaksanakan serbuan dan penembakan terhadap beberapa titik sasaran
pasukan pendarat dan berhasil menguasai tumpuan pantai.Sementara Unsur kapal perang RI jenis angkut pasukan yang mengangkut pasukan pendaratan administrasi telah tiba di daerah operasi perairan pantai Sanggatta Kalimantan Timur. Selanjutnya melaksanakan pendaratan administrasi dengan debarkasi atau menurunkan pasukan dalam rangka persiapan operasi pelintasan Komando Tugas Gabungan Darat di Sangatta Kalimantan Timur.
KRI Arun-903 Bekal Ulang Bahan Bakar Kapal Perang di Perairan Sangatta
Dukungan logistik cair dengan melibatkan KRI Arun-903 jenis kapal
tanker selama lintas laut manuver lapangan dibawah komando Tugas
Gabungan Amfibi latihan Armada Jaya XXXI/2012 turut serta dalam manuver
formasi tempur konvoi bersama KRI jenis landing Ship Tank (LST) dan
Froch angkut Tank dan pasukan dengan kapal markas KRI Banjarmasin-592
sebagai markas komando Panglima Kogasgabfib Laksda TNI Sadiman, S.E
yang sehari-hari menjabat Pangarmabar.DPR Minta TNI Perketat Perawatan Alutsista
terjadinya kecelakaan, karena sudah beberapa kali di tahun 2012 ini," kata Anggota Komisi I DPR, Mardani kepada Tribunnews.com, Selasa(16/10/2012).
Pesawat tersebut adalah buatan Inggris tahun 1994. Di sisi lain, Mardani juga meminta agar aparat TNI tidak panik menghadapi insiden jatuhnya pesawat ini dan tetap menjalankan tugas dengan baik, termasuk mengamankan lokasi kejadian.
Iran Bersedia Bantu Indonesia Kembangkan Nuklir
“Indonesia butuh nuklir untuk menggantikan tenaga minyak dan gas yang mungkin habis pada 2050,” kata Rudi dalam pertemuannya bersama Ahmadinejad, di Kuwait, Rabu, 17 Oktober 2012. Iran sudah menyatakan kesiapannya membantu mengembangkan PLTN nuklir di Indonesia.
Rudi menjelaskan, Indonesia membutuhkan nuklir tapi hanya untuk skala menengah. Kebutuhan nuklir ini, selain karena negara kepulauan yang butuh pembangkit banyak, Indonesia juga hanya ingin mengembangkan nuklir skala menengah agar negara lain tidak merasa terancam.
Potensi pengembangan PLTN skala menengah itu, Rudi menambahkan, terdapat di Belitung, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat. “Pemerintah daerahnya sudah mau,” ujarnya.
Hanya saja, bentuk kerja sama pengembangan nuklir ini belum konkrit karena baru pembicaraan awal. Namun, Rudi meyakinkan Menteri Koordinator bidang Perekonomian Hatta Rajasa pernah mengungkapkan pemerintah akan mencari pendanaan dari Kuwait untuk beberapa proyek. Kuwait akan menggelontorkan pendanaan melalui lembaga pendanaan pelat merah Kuwait yaitu Kuwait Fund for Arab Economic Development (KFEAD).
Nuklir Dibutuhkan Guna Sokong Ekonomi Indonesia
"Industri di Indonesia merupakan padat energi, oleh karena itu untuk mendukung industri Tanah Air, nuklir menjadi sumber energi yang dapat dihandalkan," ujar Mesdin kepada Okezone di Jakarta, Rabu (17/10/2012).
Mesdin menambahkan, industri padat energi dan modal seperti, pemurnian serta peleburan logam, pengolahan CPO, dan pengolahan karet membutuhkan energi listrik yang mumpuni.
"Sayangnya, pasokan energi belum mencukupi. Oleh karena itu PLTN dapat menyokong kebutuhan energi," imbuh Mesdin.
Bukan hanya dari sisi industri nuklir, dalam bidang pangan, pengaplikasian teknologi nuklir dapat membantu ketahanan pangan dan menembus target 10 juta ton pada 2014.
"Bibit unggul yang telah diproses dengan teknologi radiasi telah menyumbang bibit unggul padi, kedelai, sorgum, dan lainnya," paparnya di sela-sela acara Seminar Geologi Nuklir dan Sumber Daya Tambang di kantor BATAN, Pasar Jumat, Jakarta.
Di sisi lain, industri makanan juga memerlukan teknologi pengawetan yang tidak merusak kesehatan. Oleh sebab itu, metode pengawetan dengan teknologi radiasi dapat diandalakan dan berkontribusi dalam industri makanan di Tanah Air.
Selain itu, dari aspek kesehatan, kata Mesdin, disaat ekonomi tumbuh, kesehatan akan tumbuh. Oleh karena itu diperlukan alat diagnosa(gamma camera, diagnostic kits, dan obat-obatan yang ditelurkan dari pengaplikasian teknologi radiasi dan radio isotop BATAN.
Secara Keseluruhan Kekuatan Superhawk TNI AU Tinggal 32 Unit
"Atas insiden ini, pesawat sejenis (Superhawk) di Lanud Pekanbaru tinggal 16 unit. Kondisinya baik," kata
Panglima Koordinator Operasi (Pangko Ops) I Marsekal Muda Bagus Puruhito yang meninjau langsung proses evakuasi pesawat Superhawk, Rabu sore.
Selain tinggal 16 unit di Lanud Pekanbaru, demikian Bagus, pesawat sejenis juga ada 16 unit lagi yang ditempatkan di lokasi lainnya.
"Jadi secara keseluruhan, ada sekitar 32 unit pesawat Superhawk," katanya.
Bagus mengakui sangat menyesalkan insiden jatuhnya satu unit pesawat Superhawk 200 di Pekanbaru.
Pesawat naas tersebut dikendalikan oleh pilot bernama Letda Reza Prasetyo yang berhasil selamat dari insiden maut.
Insiden jatuhnya pesawat buatan Inggris itu terjadi di sekitaran pemukiman warga RT 03, RW 03, Kecamatan Pasir Putih, Kabupaten Kampar, Riau, Selasa (16/10) sekitar pukul 09.47 WIB.
Sebagian besar puing bangkai pesawat Superhawk 200 itu juga telah dievakuasi oleh tim dari Dinas Keselamatan Terbang dan Kerja.
Berita Foto : KRI Dewaruci Sandar Di Dermaga Koarmatim
Chinese Warships Sail Near Japan Island
KRI Dewaruci Merapat kembali Di Dermaga Koarmatim
Dalam
sambutan Pangarmatim diantaranya mengatakan, bahwa atas nama keluarga
besar jajaran Koarmatim, dengan penuh rasa bangga saya menyampaikan
ucapan selamat datang di Pangkalan Surabaya dan selamat kembali ke tanah
air kepada Komandan dan ABK KRI Dewaruci serta para Kadet AAL yang
tergabung dalam pelayaran KJK Kadet AAL tingkat III Angkatan 59 tahun
2012.DPR : Jatuhnya Hawk TNI AU, Sinyal Mendesak Modernisasi Alutsista
Kopassus Berencana Membeli Anjing Pelacak Jejak
![]() |
| Illustration |
Namun TNI AD harus menyesuaikan rencana pembelian 17 anjing ini dengan anggaran yang ada. Mereka juga tak mau memaksa.
"Kalau misal ada anggaran kami menyesuaikan," kata Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Pramono Edhie, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (17/10).
Pramono mengungkapkan untuk satu ekor anjing anggaran yang disediakan sebesar USD 6.000 (sekitar 57 juta). Artinya bila TNI AD berencana membeli 17 ekor anjing maka anggaran yang dibutuhkan adalah USD 102.000 dolar atau sekitar Rp 1 miliar.
"USD 6.000 untuk satu anjing," kata dia.
Menurut Pramono harga USD 6.000 per ekor anjing tidak termasuk ongkos perawatan. Sedianya anjing yang akan dibeli TNI AD bakal digunakan untuk melengkapi pasukan khusus TNI AD (Kopassus). Perawatan anjing, imbuh Pramono juga akan diserahkan pada Kopassus.
Saat ini satuan anjing yang dimiliki Kopassus berfungsi sebagai pelacak jejak sekaligus penyerang bila terjadi kejahatan.
Selain berencana membeli anjing pelacak, TNI AD juga berniat membeli sejumlah helikopter Apache. Namun, lantaran harganya mahal, TNI AD akan lebih mengutamakan peruntukan anggaran pada keperluan yang lebih penting dan mendesak.






















